Newest Post

E-Business Revenue Models (Part 2)

| Rabu, 02 Oktober 2013
Baca selengkapnya »

Chapter 4 : E-Business Revenue Models (Session2)

Revenue Models in Transition
Kebutuhan pengguna web terus berubah dan baruhal tersebutmenyebabkan perusahaan harus dinamis dan berubah dalammenetapkan model pendapatannya. Untuk menangani haltersebutbeberapa perusahaan membuat situs e-commercenamun memerlukan waktu yang cukup lama dalam memperolehprofit (Contoh : CNN dan ESPN). Karena tidak memenuhistandar tujuanbeberapa perusahaan mengubah model bisnisatau keluar dari bisnis dikarenakan fase pertumbuhan yang tidakmenguntungkan.

Subscription to Advertising-supported Models
Salah satu contoh yang dapat menunjukkan transisi ini adalahMicrosoft. Microsoft membangun Slate Magazine. Slate Magazine bertujuan untuk mempublikasikan berita dan kejadianterkini sehingga memunculkan ekspektasi yang tinggi karenaberisikan jurnalistik berpengalaman.
Sumber pendapatan awal dari dari Slate Magazine adalahlangganan awalsehingga tidak mampu menutup biayaoperasional secara keseluruhan. Dari subscription berubahmenjadi advertising-supportedsehingga kini Slate Magazinemenjadi bagian dari portal Bing.

Advertising-supported to Advertising Subscription Mixed Models
Salon.com merupakan salah satu contoh yang mumpuni dalammenjelaskan transisi ini. Sumber pendapatan awal dariSalon.com yaitu melalui advertising-supportednamun haltersebut belum cukup karena Salon.com tetap memerlukan danatambahan untuk menutupi biaya operasionalnya.
Salon.com melakukan transisi model pendapatannya denganmenawarkan pilihan versi pelanggan dengan melakukanpembayaran untuk Salon Premium.

Advertising-supported to Fee-for-transaction Services Models
XDrive Technologies memberikan salah satu layanan untuk userdapat melakukan penyimpanan file secara gratis. Walau gratis,XDrive Tech. memperoleh pendapatannya dengan iklan,pengguna mendapatkan e-mail iklannamun hal tersebutkembali tidak dapat menutupi biaya operasional.
Pada tahun 2005, XDrive dibeli oleh AOL. Semenjakpengakuisisian tersebutXDrive beralih ke subscription-supported model. Jika dahulu memberikan layanan secara gratis,kini mematok harga bulanan. Hal tersebut terjadi sampai AOLdinyatakan gulung tikar usaha pada tahun 2009.

Advertising-supported to Subscription Models
Contoh yang menggambarkan transisi ini adalah Northen Light.Pada tahun 1997, Northen Light diciptakan sebagai searchenginge. Memiliki database sendiri dan memiliki artikel jurnalsendiri sehingga mampu mendukung mesin pencariannya.
Sumber pendapatan awal dari Northen Light adalah campurandari advertising-supported modelditambahn dengan fee-based information access service. Namun Pendapatan iklan saja tetaptidak mampu menutupi biaya.
Kemudian melakukan transisi menjadi subscription-supported revenue model dengan target utama adalah klien perusahaanbesar dan individu pilihan bayar bulanan untuk akses artikel.

Multiple Transition
Encyclopedia Britannita merupakan panduan internet Britannitapada tahun 1994. Kemudian secara perlahan EncyclopediaBritannita menjadi situs on-line. Sumber pendapatannya adalahsitus langganan berbayar namun memiliki penjualan ataupendapatan yang rendah. Sehingga melakukan transisi ke free-advertiser supported pada tahun 1999. Namun pendapatan justrusemakin menurun. Dengan pertimbangan manajemenakhirnyadiubah ke model campuran.

REVENUE STRATEGY ISSUES
Channel, Conflict and Cannibalization

Perusahaan khawatir bahwa situs perusahaan menutupusaha situs-situs penjualan dari outlet jaringannya.

Contoh : Levi Strauss.

Strategy Alliances

Dua perusahaan bergabung menjadi satu untuk periodejangka panjang.

Contoh : Yoddle.com. Yang merupakan jasa agresisasiakuntansi. Yoddle.com focus terhadap perkembanganteknologi dan layanan.

Contoh lainnya adalah Amazon yang bergabung denganTarget, CDNow dan ToysRUSNamun terjadi perselisihanantara Amazon dengan ToysRUS.

CREATING AN EFFECTIVE WEB PRESENCE
Keberadaan sebuah organisasi sangatlah penting. Para pebisnisdunia fisik menunjukkan keberadaan dengan adanya gedung,tokopabrik dan gudang. Keberadaan suatu organisasidisampaikan dalam bentuk public image kepada stakeholder.

a.

Identifying web presences goals
Bisnis secara fisik :

FOkus pada sasaran tertentu,

Kebutuhan akan imej perusahaan,

Harus memuaskan berbagai pihak,

Perlu Biaya
Bisnis secara virtual (website) :

Menciptakan keberadaan yang khas antara satu organisasidengan organisasi lainnya,

Desain situs yang baik mampu menyediakan fitur-fituruntuk menciptakan dan meningkatkan citra yang efektif.
Tujuannya adalah :

Menarik pengunjung,

Menjaga pengunjung agar tetap tinggal danmengeksplorasi,

Meyakinkan pengunjung untuk ikut link agar dapatmemperoleh informasi.

b.

Membuat kehadiran web yang konsisten dengan citramerk (Brand Image)

Setiap perusahaan menetapkan tujuan keberadaan web yangberbeda,

Contoh : Situs web Coca-cola vs situs web Pepsi.

E-Business Revenue Models (Part 2)

Posted by : Unknown
Date :Rabu, 02 Oktober 2013
With 0komentar

E-Business Revenue Model

| Rabu, 25 September 2013
Baca selengkapnya »

E-Business Revenue Model

Revenue Models
Tidak semua E-Commerce bertujuan untuk menyediakankeuntunganbanyak pula E-Commerce yang bertujuan untukmenekan biaya pelanggan atau pemasok. Berikut jenis-jenisRevenue Models :
Web Catalog
Digital Content
Advertising-Supported
Advertising-Subscription Mixed
Fee Based
Keseluruhan model pendapatan ini dapat dilakukan baik untukC2C ataupun B2B dan B2C.

Web Catalog Revenue Model
Kalatog yang tercetak dapat digantikan dengan
1.
Peranan langsung melalui website/telepon
2.
Pembayaran secara elektronik
3.
Menawarkan fleksibilitas
Contoh beberapa kategori bisnis dengan model pendapatanseperti ini : yaitu Computer and Consumer ServiceBook, Music and VideoLuxury GoodsClothingFlowers and GiftsdanGeneran Discounters.

Digital Content Subscription Revenue Model
Perusahaan memiliki hak atas informasi maupun tulisan :
Menggunakan web sebagai mekanisme distribusi informasiyang sangat efisien,
Caranya dengan menggunakan model pendapatan kontendigital, yaitu menjual akses terhadapat informasi dengancara berlangganan
Contoh beberapa kategori bisnis dengan model pendapatanseperti ini : yaitu Legal ContentAcademic Research Content;Business Contentdan Technical Content.

Advertising Supported Revenue Models
Siaran TV menyediakan program gratis namun terdapat pesan-pesan iklan komersil. Iklan online terdapat 2 permasalahan yangumum terjadiyaitu :
Sulitnya melakukan pengukuran dan pengenaan biaya padapengunjung (Contoh : Biaya iklan per visitor, per click ?)
Menarik pengiklan besar (Contoh : butuh informasiberdasarkan demografik)
Contoh beberapa kategori bisnis dengan model pendapatanseperti ini : yaitu Web PortalsNewspaper and Magazine Publisherdan Targeted classified advertising sites.

Advertising-subscription Mixed Revenue Model
Model di mana pelanggan membeli surat kabar/majalahtapididalamnya banyak iklanBegitu juga diadopsi bisnis online dimana :
Pelanggan membayarnamun iklan tetap muncul
Meskipun jumlah iklan lebih sedikit disbanding situs web.

Fee-for-transaction Revenue Model
Membeli secara offline lebih mahal daripada secara online :
1.
Value Chain
b.
Disintermediation : penghilangan peran agen,
c.
Reintermediation : Intermediary baru berperan.
Contoh beberapa kategori bisnis dengan model pendapatanseperti ini : yaitu TravelAutomobile SalesStockbrokersdanInsurance Brokers.

E-Business Revenue Model

Posted by : Unknown
Date :Rabu, 25 September 2013
With 0komentar

The Second Wave of Global E-Business Part 2

| Selasa, 17 September 2013
Baca selengkapnya »

The Second wave of Global Business
Kekuatan Economy dan E-Commerce
Pasar membentuk pertemuan antara penjual dan pembeli
Para penjual berpotensi datang menghubungi para pembeli
Untuk bisa bertemu , negoisasi dan jual beli membutuhkan biaya transaksi

Biaya transaksi à total biaya yang terjadi pada penjual dan pembeli. Biaya-biaya tersebut bisa terjadi ketika mengumpulkan informasi dan negoisasi. Termasuk biaya broker, komisi penjualan,biaya pencarian,dll.

Market and Hierarchies
Analisis Coase : untuk menggantikan/menghilangkan biaya transaksi : gantikan dengan membentuk organisasi secara hirarki. Hal tersebut menggantikan biaya negoisasi, hanya tinggal melakukan supervise yang kuat dan pengawasan pekerja. Contohnya dengan membangun manufaktur dari hulu ke hilir.
Analisis Oliver Williamson : lebih jauh oliver memperbaiki analisis Coase :
Manufaktur terlalu complex , untuk menyederhanakan bisa dilakukan dengan mengorganisir secara hirarki yaitu integrasi vertical. Contohnya dengan partnership , ini akan mahal bila dilakukan secara tradisional.
Integrasi Vertikal
Yaitu penggabungan dua atau lebih perusahaan menjadi satu perusahaan yang aktivitasnya berhubungan secara vertical meliputi pengadaan bahan baku dan sumber daya lain, proses produksi hingga pemasaran ke konsumen.
Menekan biaya transaksi menggunakan e-commerce
Model interaksi vertical bisa diubah oleh e-commerce dengan cara atraktif, tekhnologi internet mampu membentuk organisasi yang terintegrasi secara virtual. Beberapa biaya transaksi yang dapat ditekan : transaksi yang dilakukan oleh karyawan seperti telecomuniting
Struktur Jaringan Elektronik
Strategi alliansi : kerjasama strategi, sumber daya dan keterampilan untuk jaringan panjang dengan perusahaan atau individu. Istilah dari internetnya virtual companies
Strategic partners : entitas untuk aliansi disebut partner strategis, terbentuk untuk aktivitas proyek khusus
Network organization : untuk orang yang memerlukan interaksi informasi yang intensif. Contohnya : industry sweater
E-commerce mampu membuat jaringan antara perajut, peneliti, pasar, dealer.
Efek jaringan :
Seperti halnya law diminishing return yakni mengkonsumsi barang bila pertama kali di konsumsi kenikmatannya akan penuh atau puas. Namun , apabila dikonsumsi terus menerus maka kenikmatannya akan berkurang (terjadi penyusutan nilai)
Network effect : kebalikan dari law diminishing return , jadi semakin banyak berpartisipasi maka makin bernilai contohnya jaringan telepon, email, media social (terjadi peningkatan nilai)
E – Commerce dan Jaringan
Untuk membentuk e-commerce yang efektif : memanfaatkan jaringan , meningkatkan nilai pada jaringan bisa merujuk pada model value chain. Value chain dari Michael Porter mengidentifikasi , primary activities, supporting activities.
Industry Value Chain
Mempelajari dimana strategic business unit menyesuaikan dengan industry.
Value System Value Chain milik Porterà menggambarkan aktivitasnya yang lebih besar dibagi kedalam bisnis unit-unit kecil sebagai bagiannya. Sedangkan industry value system merujuk pada nilai suatu system.
Isu kepercayaan di web : kepercayaan bisa bergantung pada brandname, dimana kalau lewat web itu tidak tahu atau mengenal satu sama lainnya.

The Second Wave of Global E-Business Part 2

Posted by : Unknown
Date :Selasa, 17 September 2013
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲